HUBUNGAN PENDAPATAN PENGASUH DENGAN KUALITAS INTERAKSI PENGASUH DAN ANAK STUNTING USIA 6-23 BULAN

Nila Alfa Fauziah, Dina Mariana, Muhammad Andika Sasmita Saputra

Abstract


Latar belakang: Perkembangan kesehatan anak sangat dipengaruhi oleh interaksi orang tua-anak dan keterikatan orang tua-anak. Usia 0-24 bulan merupakan periode yang menentukan kualitas kehidupan sehingga disebut dengan golden period. Faktor yang mempengaruhi kualitas interaksi pengasuh (Caregiver) dengan anak dapat berasal dari pengasuh maupun anak, salah satunya adalah pendapatan pengasuh. Tujuan: Mengetahui hubungan pendapatan pengasuh dengan kualitas interaksi pengasuh dan anak stunting usia 6-23 bulan. Metode: Penelitian ini merupakan rancangan cross sectional. Subjek penelitian adalah pengasuh dengan anak stunting usia 6-23 bulan. Subjek penelitian direkrut dengan menggunakan tekhnik Consecutive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi Parenting Interaction with Children: Checklist of Observation Linked to Outcome (PICCOLO). Analisis data dilakukan dengan uji Chi square. Hasil: Terdapat hubungan yang bermakna antara pendapatan pengasuh (0,001) dengan kualitas interaksi pengasuh dengan anak stunting usia 6-23 bulan.  Saran: Pengasuh diharapkan mampu meningkatkan pengajaran seperti stimulasi kognitif dan bahasa, serta meningkatkan kemampuan bereaksi seperti respon yang cepat dan tanggap terhadap isyarat anak sehingga dapat meningkatkan kualitas interaksi pengasuh dengan anak.

 

Kata Kunci : Kualitas interaksi, pengasuh, anak stunting


Full Text:

PDF

References


Chivanon, N., & Wacharasin, C. (2012). Factors influencing Thai parent–child interaction in a rapidly changing industrial environment. International Journal of Nursing Practice. 18, 8–17. https://doi.org/10.1111/j.1440-172X.2012.02024.x

Falco, S. De, Emer, A., Martini, L., Rigo, P., Pruner, S., & Venuti, P. (2014). Predictors of mother – child interaction quality and child attachment security in at-risk families. Frontiers in Psychology. 5(August), 1–10. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2014.00898

Hall, R. A. S., Hoffenkamp, H. N., Tooten, A., Braeken, J., Ad, J., Vingerhoets, J. M., & Bakel, H. J. A. Van. (2015). The Quality of Parent – Infant Interaction in the First 2 Years After Full-Term and Preterm Birth The Quality of Parent – Infant Interaction in the First 2 Years After Full-Term and Preterm Birth. Parenting Science and Practice. 5192. https://doi.org/10.1080/15295192.2015.1053333

Hall, R. A. S., Hoffenkamp, H. N., Tooten, A., Braeken, J., Vingerhoets, A. J. J. M., & Bakel, H. J. A. Van. (2014). Longitudinal Associations Between Maternal Disrupted Representations , Maternal Interactive Behavior and Infant Attachment : A Comparison Between Full-Term and Preterm Dyads. Child Psychiatry and Human Development. 46(2):320-31. https://doi.org/10.1007/s10578-014-0473-3

Halle, T., Anderson, R., Blasberg, A., Chrisler, A., & Simkin, S. (2011). Quality of Caregiver - Child Interaction for Infants and Toddlers ( Q - CCIIT ): A Review of the Literature.

Hurlock. (2009). Psikologi Perkembangan. Jakarta: Erlangga

Kemenkes RI. (2010). Pedoman Kader Seri Kesehatan. Jakarta: Direktorat Bina Kesehatan Anak Kementrian Kesehatan RI.

Ma’ruf, H. (2016). Pengaruh Konseling CCD (Care for Child Development) Oleh Kader Terhadap Kualitas Interaksi Caregiver Dengan Anak Balita di Kota Yogyakarta. Skripsi. Program Studi Ilmu Keperawatan. Fakultas Kedokteran. UGM Yogyakarta.

Mungkasip, Haryanti, F., & Akhmadi. (2017). The quality of caregiver interaction in children under 5 years old in Yogyakarta. Journal of Community Medicine and Public Health. Vol 33. Yogyakarta: UGM.

Noordiati, Hakimi, M., Wibowo, T. (2011). Hubungan Kepekaan Serta Ketanggapan Pengasuhan Ibu Terhadap Perkembangan Anak Prasekolah. Berita Kedokteran Masyarakat. Vol. 27. 1,18-23.

Prabowo, E. W., Ishartono, & Budiarti, M. (2016). Pola asuh anak oleh ibu usia dini. Prosiding KS Riset & PKM.

Prieto, M. B., & Cid, J. L. (2011). Malnutrition in the Critically Ill Child : The Importance of Enteral Nutrition. International Journal of Environmental Research and Public Health. 4353–4366. https://doi.org/10.3390/ijerph8114353

Ruhm C.J. (2008). Maternal Employment and Adolescent Development. Labour Econ. 958–983. https://doi.org/10.1016/j.labeco.2007.07.008.

Saleh, A., & Roychansyah, M. (2013). Interaksi Sektor Informal (PKL) dengan Sektor Formal di Kota Tasikmalaya. Yogyakarta: UGM.

Shin, H., Park, J, Y., Ryu, S, H., Gyeong, A. (2008). Maternal sensitivity: A concept analysis. Journal of Advanced Nursing. 304-314. https://doi.org/10.1111/j.1365-2648.2008.04814.x

Soetjiningsih. (2015). Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: EGC.

UNICEF. (2013). Improving Child Nutrition: The achievable imperative for global progress. New York: USA. Retrieved from https://www.unicef.org/publications/index_68661.html

Utina, J., Sofina, P., Tamunu, E. (2012) hubungan antara status bekerja ibu dengan pencapaian tumbuh kembang anak usia batita di kelurahan maasing kecamatan tuminting kota manado. Jurnal Ilmiah Perawat Manado. Retrieved from https://media.neliti.com/media/publications/92625-ID-hubungan-antara-status-bekerja-ibu-denga.pdf

WHO. (2004). The importance of caregiver-child interactions for the survival and healthy development of young children. (Department of Child and Adolescent Health and Development, Ed.). Retrieved from http://www.who.int/maternal_child_adolescent/documents/924159134X/en/

WHO. (2012a). Care for Child Development Guide for Clinical Practice. Retrieved from http://www.who.int/maternal_child_adolescent/documents/care_child_development/en/

WHO. (2012c). Early child development - Child health and development. Retrieved from http://www.who.int/topics/early-child-development/child-health-development/en/




DOI: https://doi.org/10.36729/jam.v5i1.309

Refbacks

  • There are currently no refbacks.