KEMAMPUAN KELUARGA DALAM MERAWAT PASIEN PERILAKU KEKERASAN

Widya Arisandy, Eka Sulistiowati

Abstract


Latar Belakang: Pengetahuan dan keterampilan yang harus dimiliki keluarga pasien dengan gangguan jiwa bertujuan agar keluarga dapat memperlakukan pasien secara baik dan wajar selama dirumah. Peran serta keluarga sejak awal di rumah sakit akan meningkatkan kemampuan keluarga merawat pasien perilaku kekerasan di rumah sehingga kemungkinan kambuh dapat dicegah. Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan keluarga dengan kemampuan keluarga  merawat pasien perilaku kekerasan. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan desain penelitian Survey Analitik dengan pendekatan cross sectional, sampel yang diambil secara accidental sampling berjumlah 30 responden. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2019 sampai dengan Januari 2020. Analisa penelitian mengunakan analisa univariat  dan  analisis bivariat Menggunakan uji chi – square. Hasil: berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan keluarga (P = 0.030) dengan kemampuan keluarga dalam merawat pasien perilaku kekerasan α = 0.05. Saran: Diharapkan kepada keluarga untuk lebih memperhatikan kebutuhan pasien secara mandiri serta mampu memotivasi anggota keluarga nya yang membutuhkan perawatan terhadap gangguan perilaku kekerasan sehingga keluarga mampu merawat pasien dirumah dengan baik.

Kata Kunci: Pengetahuan, Kemampuan Keluarga, Perilaku Kekerasan


Full Text:

PDF

References


Depkes RI (2015) Pengertian Gangguan Jiwa. Tersedia pada: http://www.depkes.co.id (Diakses: 01 Oktober 2019).

Etilidawati (2012) “Hubungan Pengetahuan Keluarga Dalam Merawat Klien Perilaku Kekerasan Dengan Kekambuhan Diinstalasi Gawat Darurat RS. Jiwa Prof. DR. HB. Sa’anin Padang,” Prosiding seminar ilmiah nasional kesehatan.

Gomes, E, dkk. (2014). Effent of a Group Physical Activity Program on Physical Fitness and Quality of Life in Individuals with Schizophrenia Published by Elsevier BV.

Keliat, B. A. dan Akemat (2015) Model PraktikKeperawatan Profesional Jiwa. Jakarta: EGC.

Kemenkes RI (2018) Hasil Utama Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia 1-100. doi: 10-11-2019.

Notoatmodjo, S. (2014) Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Rekam Medik (2019) Laporan tahunan 2018-2019 Rumah Sakit Ernaldi Bahar Provinsi Sumatera Selatan.

Riskesdas (2018) Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas 2018). Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Sasmaida, S. et al. (2016) “Illustrate the level of Knowledge and Family Attitudes About Caring For Patients at risk of Violence at Home.” Tersedia pada: http://media.neliti.com/media/publications/186609-ID-gambaran-tingkat-pengetahuan-dan-sikap-k.pdf.

Soep et al. (2019) “Family Support Relationships in the Care of Patients at the Clinic at the Mental Hospital Prof. Dr. Muhammad Ildiem Kota Medan in 2019,” Jurnal Poltekkes Kemenkes Medan.

Suryaningrum, S. (2016) “The Relationship Between Family Burdens and the Ability Of Families to Treat Violent Behavior Patients in the Marzoeki Mahdi Bogor Hospital Polyclinic,” In: The 4 th International Conference On Health Science 2017 “The Optimalization of Adolescent Health in The Era of SDGs”, Inna Garuda Hotel Yogyakarta, Indonesia.

WHO (2016) Schizophrenia. Tersedia pada: http://eprints.ums.ac.id/64217/3/BAB%20I.pdf.

Yosep, I. (2015) Keperawatan Jiwa. Cetakan ke-5. Bandung: PT. Refika Aditama.




DOI: https://doi.org/10.36729/jam.v5i2.407

Refbacks

  • There are currently no refbacks.