PENGARUH PERAN MENTORING KEPALA RUANGAN TERHADAP PELAKSANAAN KOMUNIKASI EFEKTIF SBAR PADA PROSES TIMBANG TERIMA

Miming Oxyandi, Khoirin Khoirin

Abstract


Latar Belakang: MetodeSituation, Background, Assesement And Recommendation(SBAR)sangat efektif untuk meningkatkan efektifitas proses timbang terima antara shift atau antara staf di daerah klinis yang sama atau berbeda. Dengan metode SBAR digunakan pada saat perawat melakukan timbang terima (handover), pindah ruang perawatan maupun dalam melaporkan kondisi pasien kepada dokter. Salah satu faktor yang mempengaruhi pelaksanan komunikasi efektif SBAR peran mentoring kepala ruangan sangat diperlukan sebagai bentukbimbingan pembelajaran, berbagi pengalaman, pemberian motivasi serta konseling. Tujuan: Mengetahui pengaruh peran mentoring kepala ruangan terhadap pelaksanaan komunikasi efektif sbar pada proses timbang terima. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualititatif dengan metode Pre Exsperimenal Ekspeimensedangkan rancangan penelitian One Grub Design pre intervensi - postintervensi. Penelitian ini dilakukan disalah satu rumah sakit swastakota Palembangdari bulan Februari s.d November 2020.Uji normalitas data dilakukan dengan uji statistik Kolmogorov-Smirnov, sedangkan analisa bivariatnya mengunakan uji statistik non parametrik yaitu uji wilxocom. Hasil: Hasilpenelitianpada pelaksanaan komunikasi efektif SBAR menunjukkan hasil sebelum Intervensi sebanyak 100,0% berkatagori kurang, sedangkan setelah dilakukan perlakukan Intervensi sebanyak 60.0% berkatagori sempurna.Berdasarkan uji statistik wilcoxon signed rank didapatkan nilai Z -3.411 dan nilai asymp sig. (2-tailed) 0.001 lebih kecil dari tingkat alfa 5% (0,05) sehingga menolak Ho terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan sebelum dan setelah dilaksanakan mentoring kepala ruangan pada pelaksanaan komunikasi efektif SBAR. Saran: Diharapkan meningkatkan pelaksanaan komunikasiefektif SBAR padasaat timbang terima yang lebih optimal khususnya diruang dengan cararesosialisasi SPO, optimalisasi peran mentoring kepala ruangan dan berkesinambungan mengikuti pelatihan khususnya tentang komuikasi Efektif SBAR.

 

Kata Kunci: Komunikasi Efektif SBAR, Timbang Terima, Peran Mentoring


Full Text:

PDF

References


Allan, H. (2010). Mentoring Overseas Nurses: Barriers to Effective and Non-Discriminatory Mentoring Practices. Nursing Ethics, 17(5), 603–613. (https://doi.org/10.1177/0969733010368747)

Aprilyanti, S. (2017). Pengaruh Usia dan Masa Kerja Terhadap Produktivitas Kerja. Jurnal Sistem dan Manajemen Industri, 1(2), 68–72. (https://doi.org/10.13140/RG.2.2.15858.61129)

Belinda, F., & Haryadi, B. (2014). Mentoring dalam Proses Suksesi Kepemimpinan Bisnis Keluarga pada PT ABD. Agora, 2(2).

Dermawan, D. (2012). Mentorship dan Perceptorship dalam Keperawatan. Jurnal Profesi, 08.

Hayeeduereh, W. (2016). The Description of The Nurses’ Knowledge About The Quality Service At PKU Muhammadiyah Hospital Surakarta.

Herdiana, E., & Rosa, E. M. (2014). Pengaruh Fungsi Manajerial Supervisi Klinik terhadap Dokumentasi Asuhan Keperawatan di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, 1–19.

Hodgson, A. K., & Scanlan, J. M. (2013). A Concept Analysis of Mentoring in Nursing Leadership. Open Journal of Nursing, 3, 389–394. (https://doi.org/10.4236/ojn.2013.35052)

Hunter, H., Tara, C., Wesley, C., Juliane, B., Susan, H., Paula, S., Renaldo, B. (2017). Assessing SBAR During Intraoperative Handoff. Perioperative Care and Operating Room Management, 6 (September 2016), 7–10. (https://doi.org/10.1016/j.pcorm.2016.12.004)

Houghty, G. S., & Siswadi, Y. (2015). Persepsi Mentor dan Mentee Tentang Program Mentorship. Jurnal Skolastik Keperawatan, 1(2), 1–11.

Jakubik, L. D. (2012). Development and Testing of The Jakubik Mentoring Benefits Questionnaire Among Pediatric Nurses. Journal of Nursing Measurement, 20(2), 1–11. (https://doi.org/10.1891/1061-3749.20.2.113 113)

Jakubik, L. D., Eliades, A. B., Gavriloff, C. L., & Weese, M. M. (2011). Nurse Mentoring Study Demonstrates a Magnetic Work Environment : Predictors of Mentoring Benefits Among Pediatric Nurses. Journal of Pediatric Nursing, 26(2), 156–164. https://doi.org/10.1016/j.pedn.2010.12.006.

Jaya, K. (2015). Mentoring Budaya Organisasi Oleh Manajer Keperawatan. Jurnal Manajemen Keperawatan, 2(2), 94–102.

Joint Commission Accreditation of Health Organization. (2012). National Patient Safety Goals.

Kvas, A., & Seljak, J. (2014). The Effects of Education and Training on Self-esteem of Nurse Leaders. Journal of Health Sciences, 4(2), 97–104. (http://www.jhsci.ba)

Lait, J., Suter, E., Arthur, N., & Deutschlander, S. (2011). Nurse Education in Practice Interprofessional Mentoring: Enhancing Students Clinical Learning. Nurse Education in Practice, 11(3), 211–215. (https://doi.org/10.1016/j.nepr.2010.10.005)

Langsa. (2015). Term of Reference Pelatihan Komunikasi Terapetik yang Efektif dalam Asuhan ke Pasien, 1, 1–4.

Lestari, T. R. P. (2014). Pendidikan Keperawatan: Upaya Menghasilkan Tenaga Perawat Berkualitas. Aspirasi, 5(1), 1–10.

Lo, M. C., Thurasamy, R., & Liew, W. T. (2014). Relationship Between Bases of Power and Job stresses: Role of Mentoring. Springer Plus, 3(1), 1–15. (https://doi.org/10.1186/2193-1801-3-432)

Malekzadeh, J., Mazluom S.R., Etezadi, T.,& Tasseri, A. (2013). A Standardized Shift Handover Protocol: Improving Nurses Safe Practice in Intensive Care Unit. Journal Of Caring Science. 2013, 2(3): 177-185. Doi: 10.5681/ jcs.2013.022

Manuho, E., Warouw, H., & Hamel, R. (2015). Hubungan Beban Kerja dengan Kinerja Perawat dalam Pemberian Asuhan Keperawatan di Instalasi Rawat Inap C1 RSUP Prof. DR.R.D. Kandou Manado. Ejournal Keperawatan, 3(2), 1–8. (https://doi.org/https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jkp/article/view/8136)

McSwain, A. M. E. (2011). Perceived Mentoring Responsibilities of Charge Nurses, The Nursing-Unit Frontline Leaders: A Phenomenological Study. University of Phoenix.

Megawati. (2017). Analisis Pengaruh Karakteristik Individu Terhadap Kinerja Perawat di Rumah Sakit Dr. Pirngadi Medan Tahun 2017. JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan), 2(1), 1–13. (http://www.jurnal.uinsu.ac.id/index.php/kesmas/article/view/960/764)

Nurnita. (2016). Pengaruh Mentoring terhadap Prestasi Kerja Pegawai pada Kantor Dinas Kehutanan Kabupaten Muna, 1–9.

Nursalam. (2015). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan, (021), 781–8486.

Nursalam.(2016). Manajemen Keperawatan Aplikasi dalam Praktik Keperawatan Profesional (edisi 5). Jakarta: Salemba Medika.

Nuryani, D., & Hariyati, R. T. S. (2014). Pengetahuan dan Sikap Perawat terhadap Kelengkapan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan di Rumah Sakit H Jakarta.

Norwood, A. W. (2010). The Lived Experience of Nurse Mentors: Mentoring Nurses in The Profession. University of Missouri-Columbia.

Permenkes. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 11 tahun 2017 tentang Keselamatan Pasien.

Rizal, A. A. F., Chasani, S., & Warsito, B. E. (2016). Hubungan Pelaksanaan Fungsi Manajemen Kepala Ruang dengan Motivasi Perawat Pelaksana dalam Memberikan Layanan Keperawatan di Ruang Rawat Inap RSUD Kota Semarang. Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 1–6.

Rusnawati, N. R. (2012). Relasi Gender dalam Tugas-Tugas Keperawatan di Rumah Sakit Puri Husada Sleman Yogyakarta. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta

Robbins,S.P. (2015). Perilaku Organisasi. Jakarta: Salemba Empat.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2012). Organizational Behavior (15th ed.). United States of America: Prentice Hall.

Shofiana, A. M. (2014). Hubungan Persepsi Perawat Tentang Manfaat Discharge Planning dengan Pelaksanaan Discharge Planning di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta.

Suardana, K. (2018). Pengaruh Metode Komunikasi Efektif SBAR terhadap Efektifitas Pelaksanaan Timbang Terima Pasien di Ruang Griyatama RSUD Tabanan. Jurnal Skala Husada: The Journal of Health, 15(1).

Ulfa, M., & Sarzuli, T. (2016). Pengaruh Faktor Internal dan Eksternal Terhadap Kepatuhan Perawat Dalam Melaksanakan Standar Prosedur Operasional Pemasangan Kateter di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta Unit II. Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit, 5(1), 49–55. (https://doi.org/10.18196/jmmr.5106)

Oxyandi, M., & Endayni, N. (2020). Pengaruh Metode Komunikasi Efektif Sbar Terhadap Pelaksanaan Timbang Terima. Jurnal'Aisyiyah Medika, 5(1).

Yogi Fernanda (2019). Pelaksanaan Overan Keperawatan Menggunakan Teknik Komunikasi SBAR di Ruangan Azzahrawi Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Bukittinggi Tahun 2019. KTI Program Studi Pendidikan Profesi Ners STIKes Perintis Padang.




DOI: https://doi.org/10.36729/jam.v6i1.532

Refbacks

  • There are currently no refbacks.