DETEKSI DINI CA CERVIX DENGAN MENGGUNAKAN METODE IVA TEST BERDASARKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU

Adelina Pratiwi, Sri Handayani

Abstract


Latar Belakang: Ca.Cervix merupakan pembunuh wanita kedua di seluruh dunia. Angka kejadian penyakit ini rendah pada perempuan berumur dibawah 25 tahun, namun insiden meningkat pada perempuan berumur 35-40 tahun dan mencapai titik maksimum pada usia 50-an. Salah satu cara pencegahannya adalah dengan deteksi dini Ca.Cervix menggunakan IVA Test. Kendala yang dialami wanita dalam melakukan deteksi dini kanker serviks adalah keraguan akan pentingnya pemeriksaan, kurang pengetahuan, dan rasa malu saat dilakukannya pemeriksaan. Terbatasnya pengetahuan seseorang tentang penyakit kanker serviks menjadi salah satu penyebab rendahnya cakupan skrinning. Selain itu, kesadaran yang rendah pada masyarakat menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap tingginya angka kejadian kanker serviks di Indonesia. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan deteksi dini ca.cervix menggunakan IVA Test. Metode: Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional.  Penelitian dilakukan di poli KIA Puskesmas Alang-Alang Lebar Palembang pada bulan September-Desember 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang melakukan kunjungan di poli KIA Puskesmas Alang-Alang Lebar Palembang dengan jumlah sampel sebanyak 92 responden yang diambil dengan teknik Purposive Sampling. Data penelitian ini diperoleh dari hasil analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil: Berdasarkan hasil analisis univariat dengan Chi-square, α=0,05 pada variabel pengetahuan p value 0,000 yang berarti ada hubungan bermakna antara pengetahuan ibu dengan deteksi dini Ca.Cervix  menggunakan IVA Test. Pada variabel sikap p value 0,009 yang berarti ada hubungan bermakna antara sikap ibu dengan deteksi dini Ca.Cervix  menggunakan IVA Test. Saran: Disarankan adanya peningkatan pemeriksaan deteksi dini ca.cervix dengan memperbanyak penyuluhan kesehatan dan sosialisasi  ke masyarakat  secara optimal baik langsung maupun tidak langsung untuk menekan tingginya angka kejadian ca.cervix.

 

Kata Kunci: Ca.Cervix, IVA Test, Pengetahuan, Sikap


Full Text:

PDF

References


Ambarwati, Eny Retna. (2012). Promosi Kesehatan dalam Perspektif Ilmu Kebidanan. Yogyakarta: Pustaka Rihama

Ariani, Sofi. (2015). Stop Kanker. Yogyakarta: Istina Medika

Deviliawati, Atma. (2018). Hubungan Pengetahuan Terhadap Sikap Wanita Usia Subur tentang Inspeksi Visual Asam Asetat. Babul Ilmi: Jurnal Multi Science Kesehatan, Vol.9, No.2 (hal 165-176)

Hidayati, Anita Dewi Nurul. (2017). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu tentang Kanker Serviks dengan Perilaku Pemeriksaan IVA di Puskesmas Mlati I. Naskah Publikasi. Yogyakarta: Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

Kemkes RI. (2019). Hari Kanker Sedunia 2019. (https://www.kemkes.go.id/article/view/19020100003/hari-kanker-sedunia-2019.html) diakses tanggal 22 November 2019

Kumparan. (2012). Kanker Serviks Pembunuh Nomor 1 Perempuan Indonesia. Online. (https://kumparan.com/indra-subagja/kanker-serviks-pembunuhnomor-1-perempuan-indonesia) diakses tanggal 21 Oktober 2019

Lestari, Sri. (2012). Hubungan Tingkat Pendidikan, Pengetahuan Dan Sikap Ibu Rumah Tangga Dengan Perilaku Deteksi Dini Kanker Serviks Metode IVA Di Puskesmas Jaten II Kabupaten Karanganyar. Tesis. Surakarta: Universitas Sebelas Maret

Maharsie, L dan Indarwati. (2012). Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Kanker Serviks Dengan Keikutsertaan Ibu Melakukan Iva Test di Kelurahan Jebres Surakarta. Surakarta: Jurnal Kesehatan Gaster Vol. 9 No. 2 Agustus 2012.

Maryam, Siti. (2015). Promosi Kesehatan dalam Pelayanan Kesehatan. Jakarta: EGC

Meliasari, D. (2015). Pengetahuan dan Dukungan Suami Berhubungan dengan Tindakan Pemeriksaan IVA pada Pasangan Usia Subur (PUS) di Desa Sunggal Kanan. Jurnal Ilmiah PANNMED. Vol.9 No. 03, Januari-April 2015. ISSN 1907-3046.

Notoadmodjo, Soekidjo. (2012). Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni. Jakarta: Rineka Cipta

Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan. (2019). Persentase IVA Positif pada Perempuan Usia 30-50 Tahun. Provinsi Sumatera Selatan: Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan

Rahayu, Dedeh Sri. (2015). Asuhan Ibu dengan Kanker Serviks. Jakarta: Salemba Medika

Rusmiarti, et al. (2018). Health Promotion toward Knowledge and Intention for Early Detection of Cervical Cancer in Commercial Sex Workers. Kesmas National Public Health Journal, 2018; 13(2): 70-74, DOI: 10.21109/kesmas.v13i2.1919. (http://journal.fkm.ui.ac.id/kesmas/article/view/1919/804)

Safrina, L. Kartika, S. Marty M. (2016). Hubungan Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Wanita Dewasa Muda Terhadap Kanker Leher Rahim. Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Indonesia. Jurnal Mediapsi 2016, Vol. 2, No. 1, 19-28.

Susanti. (2011). Faktor–Faktor yang Berhubungan dengan Rendahnya Kunjungan Infeksi Visual Asam Asetat (IVA) di Wilayah Kerja Puskesmas Halmahera Kecamatan Semarang Timur Tahun 2010. Diakses melalui digilib.unnes.ac.id

Zuliyanti, Nurma Ika dan Wiastuti. (2013). Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Kanker Serviks dengan Motivasi Pemeriksaan IVA di Puskesmas Rowokele Kabupaten Kebumen. (http://www.medicinestuffs.com/2013/02/papsmear.html) diakses tanggal 31 September 2019




DOI: https://doi.org/10.36729/jam.v6i1.544

Refbacks

  • There are currently no refbacks.