PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN METODE BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG PEDICULOSIS CAPITIS

Dewi Pujiana

Abstract


Latar belakang : Masalah kesehatan yang masih sering terjadi adalah Pediculosis humanus capitis atau Pediculosis Capitis/ Kutu Kepala merupakan merupakan ektoparasit obligat yang ditemukan pada kulit kepala dan rambut dan ditularkan melalui kontak fisik. Penyakit pedikulosis kapitis dapat menyerang semua usia terutama anak-anak usia muda dan cepat meluas dalam lingkungan hidup yang padat seperti  Panti asuhan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh  Pendidikan Kesehatan Metode Booklet Terhadap Pengetahuan tentang  Pediculosis Capitis di Panti Asuhan X Palembang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperiment dengan rancangan penelitian yang digunakan  pretest-posttest group design. Analisa data Bivariat dan uji yang digunakan adalah Uji T dependent (Paired T test). Penelitian dilaksanakan bulan November 2020 dengan sampel penelitian yaitu anak-anak Panti Asuhan X, berjumlah 55 responden. Instrument menggunakan kuesioner.  Hasil  : Hasil penelitian  menunjukkan pendidikan kesehatan media booklet efektif dalam meningkatkan pengetahuan, dengan rerata pengetahuan sebelum 75,0 dan sesudah intervensi 94,3. Hasil Uji Wilcoxon diperoleh nilai signifikan p value sebesar 0,000 dimana nilai (p<0,05) menunjukkan ada pengaruh pendidikan metode booklet terhadap pengetahuan mengenai Pediculosis Capitis. Terdapat perbedaan rerata pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi pendidikan kesehatan dengan metode booklet mengenai Pediculosis Capitis yaitu 19,3. Saran:  Diharapkan bagi anak-anak Panti Asuhan dianjurkan aktif membaca booklet  mengenai Pediculosis Capitis untuk mencegah terjadinya kutuan yang berulang dan mengubah kebiasaan dalam menggunakan barang-barang pribadi secara bersamaan.

 

Kata Kunci : Pendidikan Kesehatan, Booklet, Pengetahuan


Full Text:

PDF

References


Afina, Rifda, Luthfi., Linuwih, Sri., & Menaldi, Susetyo, Wardhani. (2013). Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Mengenai Penularan Dan Pemberantasan Pediculosis Dengan Karakteristik Demografi Santri Di Pesantren X. Jakarta Timur:FK UI, 2 Oktober 2013.

Alatas, Sahar, Salim, Saleh., & Linuwih, Sri. (2013). Hubungan Tingkat Pengetahuan Mengenai Pediculosis Capitis Dengan Karakteristik Demografi Santri Pesantren X. Jakarta Timur: Vol.1 No. 1, 23 Desember 2013

Ary, Bayu., Diana, Natalia., Agus, Fitriangga. (2019) . Gambaran dan Hubungan Karakteristik Individu dan Frekuensi Cuci Rambut dengan Kejadian Pediculosis capitis. Jurnal Cerebellum. Vol 5 (2); Hal 1-11.

Arsyad A. (2013).Media pembelajaran. Jakarta:PT. Raja Grafindo Persada;2013

Anggraini, Annisa. Anum, Qaira., & Masri, Machdawaty. (2018). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Personal Hygiene Terhadap Kejadian Pediculosis Capiti Pada Anak Asuh Di Panti Asuhan Liga Dakwah Sumatra Barat.Jurnal Kesehatan Andalas, 20 Januari 2018.

Ary, Bayu, W., Natalia, Diana., &Fitriangga, Agus. (2019). Gambaran dan Hubungan Karakteristik Individu dan Frekuensi Cuci Rambut Dengan Kejadia Pediculosis Capitis.Jurnal Cerebellum. Vol. 5 No. 2, 25 Maret 2019.

Azim, Fauzan., &Andrini, Nita. (2018). Perbandingan Angka Kejaidan PediculosisCapitis Antara Anak Laki-Laki Dengan Perempuan Di Pondok Pesantren Al-Akbar Medan.Vol. 2, No. 1, 15 Februari 2018.

Budioro B. Pengantar pendidikan (penyuluhan) kesehatan masyarakat (2000).Edisi 2. Semarang:Universitas Diponegoro

Bohl B, Evetts J, McClain K, Rosenauer A, Stellitano W. Clinical practice update: Pediculosis Capitis. (2015). Continuing Nurse Education.

Darmadi., SM, Dimas, Pradha., & Setiawan, Surya, Eko. (2018). Efektifitas Ekstrak Kulit Duku (Lansium Domesticum Corr) Terhadap Mortalitas Pediculus Humanus Capitis Sebagai Penyebab Pediculosis Pada Anak. JOPS. Vol. 1 Edisi. 2, 10 Juni 2018.

Djuanda A, Kosasih A, Wiryadi B.E, Natahusada EC, Daili ES, Effendi EH, et al. (2013). Ilmu penyakit kulit dan kelamin. Cet 3. Jakarta: Fakultas kedokteran Universitas Indonesia; 119-120.

Hardiyanti, Nani, Indah., Kurniawan, Betta., & Mutiara, Hanna. (2019). Hubungan Personal Hygiene Terhadap Kejadian Pediculosis Capitis Pada Santriwati Di Pesantren Jabal An-Nur Al-Islami Kecamatan Teluk Betung Barat Bandar Lampung. Vol. 6 No. 1, 21 April 2019.

Islami, C.A, Natalia dan Zakiah. (2020). Efektivitas Penyuluhan Menggunakan Media Audiovisual terhadap Personal Hygiene dan Angka Kejadian Pediculosis Capitis pada Santri Putri Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Pondok Pesantren X Kecamatan Mempawah Timur.Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan (JNIK) LP2M Unhas,Vol 3, 1(2020). ISSN: 2621-6507

Liao CW, Cheng PC, Chuang TW, Chiu KC, Chiang IC, Kuo JH, et al. (2019). Prevalence of Pediculus capitis in schoolchildren in Battambang, Cambodia, J Microbiol Immunol Infect;52:585-91.

Lutvia,Alnizar,et.al.(2017). Pengetahuanmasyarakat Kecamatan Gubeng Kota Surabaya dalam Mengatasi Infeksi Kutu Kepala (Pediculosis Capitis). Jurnal Farmasi KomunitasVol. 4, No. 2, 43-49

Maryati, Esy., Lesmana, Suri, Dwi., & Novira, Melia. (2018). Hubungan Faktor Risiko dengan Infestasi Pediculus Humanus Capitis Pada Anak Panti Asuhan Di Kota Pekanbaru.Jurnal Kesehatan Melayu, Vol. 1 No. 2, Maret 2018.

Magdalena, Almuntahar, H., & Abao, A. S. (2014). Pola Pengasuhan Anak Yatim Terlantar dan Kurang Mampu di Panti Asuhan Bunda Pengharapan (PABP) di Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Tesis PMIS , 1-18.

Machfoedz I. (2008).Pendidikan kesehatan bagian dari promosi kesehatan. Yogyakarta: Fitramaya

Notoatmodjo, Soekidjo. (2013). Metodelogi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.

Nursalam. (2013). Konsep dan Penerapan Metodologi penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika

Rassami W, Soonwera M. (2012).Epidemiology of Pediculosis Capitis among schoolchildren in the eastern area of Bangkok, Thailand. Asian Pac J Trop Biomed [Internet].(Cited 2017 Nov 18);2(11): 901-904.

Rifqo, Norsiah, Wahdah. (2017). Pediculosis Capitis Dan Personal Hygiene Pada Anak SD Di Daerah Pedesaan Kota Madya Banjarbaru.Jurnal analis Kesehatan.

Rumampuk M. Peranan kebersihan kulit kepala dan rambut dalam penanggu-langan epidemiologi Pediculus Huma-nus Capitis. Jurnal Ners. 2014;9:35-42

Salbiah. (2018). Perilaku Yang Berhubungan Dengan Pediculosis Capitis Pada Siswa Madrasah Tsanawiwah Hifzil Qur’an Medan. Jurnal Ilmu dan TeknologiKesehatan, Vol 5 No. 2, hal 140-148, 5 Mei 2018.

Sembel, D. T. (2009). Entomologi kedokteran. Ed. 1. Percetakan Andi. Yogyakarta

Srijatun. (2016). Implementasi Model Pendidikan Pondok Pesantren Di Panti Asuhan Puteri Aisyiyah Slawi Kabupaten Tegal. Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 109–124.

Suwandi.J.F,dan Sari.D. (2017).Dampak Infestasasi Pedikulosis Kapitis Terhadap Anak Usia Sekolah. Majority | Volume 6 | Nomor 1 | Februari2017 |24

Wahyuni, Feni., Tatontos, Erlin, Yustin.,& Inayati, Nurul. (2017). Kombinasi Sediaan Bubuk Kombinasi Daun Serai (Cymbopogon Citrates) Dan Daun Mengkudu (Morinda Citrifolia) Sebagai Insektisida Alami Terhadap Pediculus Humanus Capitis. Jurnal Analis Medika Bio Sains. Vol. 4 No. 1, 6 Februari 2017.

Yousefi , S., Shamsipoor, F., Salim Abadi Y. (2012). Epidemiological Study of Head Louse (Pediculus humanus capitis) Infestation Among Primary School Students in RuralAreas of Sirjan, South of Iran.




DOI: https://doi.org/10.36729/jam.v6i2.655

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

  

 

real time web analytics View My Stats