ANALISIS PERILAKU SEKS BEBAS MAHASISWA BERDASARKAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI DAN LINGKUNGAN PERGAULAN

Dewi Suryanti, Susmita Susmita

Abstract


Latar belakang: Sangat tidak baik memberikan filter hal yang negatif pada remaja, salah satu diantaranya adalah seks bebas. Sebagian besar generasi muda melakukan didasarkan oleh faktor internal pengetahuan dan faktor eksternal lingkungan. Tujuan: Mengetahui pengaruh pengetahuan kesehatan reproduksi dan lingkungan pergaulan terhadap perilaku seks bebas mahasiswa. Metode: Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik. Teknik pengambilan sampel  pada  penelitian  ini  dengan menggunakan Total Sampling. Penelitian ini dilakukan disalah satu Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan di kota Palembang pada tahun 2020. Analisa data menggunakan analisis univariat, analisis bivariat dengan uji Chi Square. Hasil: Hasil penelitian pengetahuan mahasiswa tentang kesehatan reproduksi hamil dalam kategori kurang. Lingkungan pergaulan pada mahasiswa sebagian besar dalam kategori mendukung, dan lingkungan pergaulan pada mahasiswa sebagian besar dalam kategori tidak mendukung, sedangkan yang melakukan perilaku seks bebas banyak. Hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi square didapatkan p value sebesar 0,000. Nilai F hitung sebesar 29,847 dengan nilai Sig. (p value) sebesar 0,000 (p< 0,05) bahwa terdapat pengaruh antara pengetahuan kesehatan reproduksi dan lingkungan pergaulan terhadap perilaku seks bebas pada mahasiswa. Saran: Dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi mahasiswa harus lebih aktif bertanya kepada dosen dan membaca buku mengenai kesehatan reproduksi. Dalam bergaul mahasiswa harus dapat memilah-milah teman yang baik. Mahasiswa juga harus mempelajari ilmu agama yang lebih luas dan mendalam untuk menghindari perilaku seks bebas.

Kata kunci: Seks Bebas, Lingkungan Pergaulan, Pengetahuan Kesehatan Reproduksi


Full Text:

PDF

References


Balitbang Kemenkes RI (2013). Riset Kesehatan Dasar; Riskesdas. Jakarta: Balitbang Kemenkes RI.

BKKBN (2016). Waspadai Pergaulan Bebas Bagi Generasi Bangsa. Tersedia pada : https://www.balitbangham.go.id

Chandra, Lorenza Megafatma Dwi. (2016). Hubungan antara lingkungan Hidup remaja dan cara bergaul remaja. Tersedia pada : https://www.kompasiana.com

Creswell, J. W. (2013) Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Kemenkes RI (2015) Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2015. Jakarta.

Kementrian Kesehatan RI (2017) Survei Demografi Kesehatan Indonesia 2017 Kesehatan Reproduksi Remaja. Kementrian Kesehatan. Jakarta

Komnas HAM (2020) UU Hak Asasi Manusia. Tersedia pada : https://www.komnasham.go.id

Kumalasari, D. (2014) “Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Perilaku Seksual Pada Siswa SMK”, STIKes AISYAH Pringsewu, 1 - 5.

Lestari, I.A. (2014) “Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Seks Pranikah pada Mahasiswa Unnes”, Unnes Journal Of Public Health, 3.

Lisnawati, N. S. (2015) “Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Seksual Remaja Di Cirebon,” Jurnal Care, 3(1).

Nita Istiqomah, H. B. (2016) “Pengaruh Pengetahuan, Kontrol Diri terhadap Perilaku Seksual Pranikah di Kalangan Remaja SMK di Surabaya”, Jurnal Biometrika dan Kependudukan, 5(2), hal. 125 - 134.

Notoatmodjo (2012) Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Puspitaningrum, D. & Damayanti, F.N. (2012) “Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Remaja Putri dengan Perilaku Pencegahan Seks Bebas”, Jurnal Kebidanan dan Keperawatan, 8, hal. 101–110.

Reni Wahyu Triningsi, B. W. (2015) “Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap Praktik Seks Pranikah pada Remaja di SMA Dekat Lokalisasi di Wilayah Kabupaten Malang”, Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 10(2), hal. 160-172.

Sarwono, S.W. (2012) Psikologi Remaja. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Sudarsono (2012) Kenakalan Remaja. Jakarta: Rineka Cipta.

Syamsulhuda, B., Musthofa, Winarti, F. 2010. Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Seks Pranikah Mahasiswa di Pekalongan. Jurnal Kesehatan Reproduksi Vol 1 (1) Desember 2010: 33- 41

Titin, Eka Nuriyanah (2016) Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Remaja Tentang Seksual Pranikah Di Sma Al Islam Krian Sidoarjo. Sidoarjo : Universitas Muhammadiyah.

Tschann, M, Salcedo, J., Soon, R., Elia, J., & Kaneshiro, B. (2017). Norms, attitudes, and preferences: Responses to a survey of teens about sexually transmitted infection and pregnancy prevention. Journal of Pediatric and Adolescent Gynecology, 30(1), 29-34. doi: 10.1016/j.jpag.2016.09.003

Uecker, J. E. (2015). Social context and social intercourse among first-year students at selective colleges and universities in the United States. Social Science Research, 52, 59-71. doi: 10.1016/j.ssresearch.2015.01.005

Puspitaningrum, Dewi (2012). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Praktik Perawatan Organ Genitalia Eksternal pada Anak Usia 10-11 Tahun yang MengalamiMenarche Dini Di Sekolah Dasar Kota Semarang. Seminar Hasil-Hasil Penelitian LPPM UNIMUS. 2012

Yayuk Dwi Oktiva. (2011). Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Tentang Kesehatan Reproduksi Remaja Dan Pola Asuh Orang Tua Dengan Sikap Remaja Tentang Seks Bebas Di Sma N 1 Tawangsari Sukoharjo. Jurusan Keperawatan FIK UMS

WHO (2016) WHO Releases New Fact Sheets on Adolescent Contraceptive Use. Sexual and Reproductive Health, World Health Organization.




DOI: https://doi.org/10.36729/jam.v6i2.661

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

  

 

real time web analytics View My Stats