FAKTOR–FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH

Nen Sastri

Abstract


Latar Belakang: Bayi lahir dengan berat lahir rendah (BBLR) merupakan salah satu faktor resiko yang mempunyai kontribusi terhadap kematian bayi khususnya pada masa perinatal dan BBLR berkaitan dengan tingginya angka kematian bayi dan balita. Tujuan: Diketahui kejadian yang berhubungan dengan bayi berat badan lahir rendah  di Klinik Citra. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua bayi baru lahir di Klinik Citra Palembang pada bulan Januari-Desember tahun 2021. Pada saat dilakukan pengambilan sampel dengan tehnik accidental sampling. Besar sampel menggunakan sampel yaitu 543 responden. Instrumen penelitian: format pengumpulan data terdiri dari kolom nomor, nomor RM, BBLR, usia ibu, paritas, pendidikan, pekerjaan ibu. Analisis data: univariat, bivariat. Hasil: uji statistik dengan menggunakan chi square didapatkan nilai p value = 1,000 (p>α), hal ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna usia ibu didapatkan nilai p value = 0,331 (p>α), paritas didapatkan nilai p value = 0,799(p>α), pekerjaan didapatkan nilai p value = 0,799 (p<α), pendidikan ibu dengan kejadian bayi berat badan lahir rendah didapatkan nilai p value = 0,765(p>α). Simpulan: tidak ada hubungan yang bermakna usia ibu dengan kejadian berat badan lahir rendah, tidak ada hubungan yang bermakna paritas dengan kejadian berat badan lahir rendah, tidak ada hubungan yang bermakna pekerjaan ibu dengan kejadian berat badan lahir rendah, tidak ada hubungan yang bermakna pendidikan ibu dengan kejadian bayi berat badan lahir rendah. Saran: Sebaiknya dianjurkan mengunjungi bidan atau dokter sedini mungkin semenjak ia merasa dirinya hamil untuk mendapatkan pelayanan asuhan antenatal. Bidan memberikan sedikit 4 kali pelayanan antenatal selama kehamilan.

 

Kata Kunci: BBLR, Umur, Paritas, Pekerjaan, Pendidikan


Full Text:

PDF

References


Azzizah, E.N., Faturahman, Y., & Novianti, S. (2021). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (Studi di RSUD dr.Soekardjo Kota Tasikmalaya). Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 17(1)

Depkes, R. I. (2007). Profil Kesehatan. Departemen Kesehatan RI.

Helen, F. (2001). Perawatan Maternitas. Jakarta: EGC

Jayanti, F.A, Dharmawan, Y., & Aruben, R. (2017). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di Wilayah Kerja Puskesmas Bangetayu Kota Semarang Tahun 2016. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(4)

Jayanty, N.K. (2016). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian BBLR di Rumah Sakit Umum Daerah Melawi Kabupaten Melawi. Skripsi. Pontianak: Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhamadiyah Pontianak

Klinik Citra. (2021). Data Rekam Medik. Kota Palembang

Manuaba, Chandranita, I.A, Manuaba, I.B.G.F., & Ida Bagus. (2010). Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan, dan KB Untuk Pendidikan Bidan. Jakarta: EGC

Prawirohardjo. (2010). Ilmu Kandungan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Prawiroharjo

Proverawati, A., dan Ismawati, C. (2010). BBLR (Berat Badan Lahir Rendah) Plus Asuhan pada BBLR dan Materi Pijat Bayi. Yogyakarta: Nuha Medika

Ridwan. (2014). Determinan Kesehatan Ibu dan Bayi. Jakarta: Trans Info Media

Salmah, et al. (2006). Asuhan Kebidanan Antenatal. Jakarta: Buku Kedokteran EGC

Setiyobudi, B., Setiani, O., & Wahyuningsih, N. E. (2011). Hubungan Paparan Pestisida pada Masa Kehamilan dengan Kejadian Berat Badan Bayi Lahir Rendah (BBLR) di Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 12(1): 26–33

Setyaningrum, S. R., Triyanti, T., & Indrawani, Y. M. (2014). Pembelajaran di Pendidikan Anak Usia Dini dengan Perkembangan Kognitif pada Anak. Kesmas: National Public Health Journal, 243–249

Solihah, Lutfiatus. (2008). Panduan Lengkap Hamil Sehat. Yogyakarta: Diva Press

Susanti, D.I, Rahmawati, A., & Arum, D.N.S . (2016). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah di RSUD Wonosari Kabupaten Gunung Kidul. Skripsi. Yogyakarta: Prodi Sarjana Terapan Kebidanan Jurusan Kebidanan Politeknik Kementerian Kesehatan Yogyakarta

Syafitri, F. R., Sitawati, S., & Setyobudi, L. (2014). Kajian Etnobotani Masyarakat Desa Berdasarkan Kebutuhan Hidup. Jurnal Produksi Tanaman, 2(2)

World Health Organization. (2013). Global Targets 2025. To Improve Maternal, Infant and Young Child Nutrition. (www.who.int/nutrition/topics/nutrition_globaltargets2025/en/)




DOI: https://doi.org/10.36729/jam.v7i2.862

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

  

 

real time web analytics View My Stats