ANALISIS KEJADIAN DIARE BERDASARKAN SANITASI LINGKUNGAN

Zairinayati Zairinayati, Alan Sumadi

Abstract


Latar belakang: Penyakit diare merupakan salah satu penyakit yang berbasis lingkungan. Tiga faktor yang dominan adalah sarana air bersih, pembuangan tinja, dan limbah. Ketiga faktor ini akan berinteraksi bersama dengan perilaku buruk manusia. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara sumber air, kepemilikan jamban dan pengelolaan sampah dengan kejadian diare. Metode: Metode yang digunakan adalah penelitian analitik dengan rancangan Cross Sectional. Analisis data yang digunakan adalah Chi Cquare test. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April tahun 2019 yang berlokasi di Desa Gading Raja Kecamatan Pedamaran Timur Kabupaten Ogan Komering Ilir dengan jumlah sampel 86 rumah. Hasil: Ada hubungan antara sumber air (P-value:0,000), kepemilikan jamban (P-value:0,000) dan pengelolaan sampah (P-value:0,011) dengan kejadian diare di Desa Gading Raja Kecamatan Pedamaran Timur Kabupaten Ogan Komering Ilir. Saran: Diharapkan kepada kepala desa bekerjasama dengan puskesmas agar memberikan informasi dan sosialisasi terkait air bersih, jamban sehat dan pengolahan sampah dan kepada masyarakat agar menggunakan sumber air bersih yang memenuhi syarat dan jamban jenis leher angsa, serta tidak membuang sampah disungai.

 

Kata Kunci: Diare, Sumber Air, Kepemilikan Jamban, Pengelolaan Sampah

 


Full Text:

PDF

References


Armanji. 2010. Hubungan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Diare Di Wilayah Kerja Puskesmas Bara-Baraya Makassar [Skripsi]. Makassar: Universitas Hasanuddin.

Azmi, Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Diare pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Bambaira Kabupatan Pasangkayu, Jurnal Kolaboratif Sains, Volume 2 Nomor 1 2018. (Hal. 313 – 322)

Dinas Kesehatan Sumatera Selatan. 2017. Kesehatan Profil Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan. Sumatera Selatan.

Fauziah, Ardillah. 2016. Studi Komparatif Determinan Kejadian Diare di Wilayah Pesisir (Puskesmas Abeli) dan Perkotaan (Puskesmas Lepo-Lepo). Skripsi. Universitas Halu Oleo.

Hastia, S. 2019. Hubungan Sanitasi Lingkungan dan Personal Hygiene Ibu dengan Kejadian Diare Pada Balita di Kelurahan Sidorejo Puskemas Sering Kota Medan. Jurnal Prima Medika Sains Vol. 01 No 1 (2019) (Hal. 12-17)

Kemenkes Ri. 2018. Riset Kesehatan Dasar Tahun. Jakarta: Balitbang.

Syah, Laskar Putra., dkk. 2017 Hubungan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Lainea Kabupaten Konawe Selatan. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Volume 2 Nomor 7 Agustus 2017 (Hal. 1-11)

Lidiawati, Meri. 2016. Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Angka Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Meuraxa Tahun 2016. Serambi Saintia, Volums 4 Nomor 2 Oktober 2016. (Hal. 1-9)

Miswan, Dkk. 2018. Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Penyakit Diare pada Masyarakat di Desa Tumpapa Indah Kecamatan Balinggi Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah. UNM Environmental Journal Volume 1 Nomor 1 April 2018 (Hal. 33-38)

Octorina, Surya D. dan Irnawati M. 2012. Hubungan Kondisi Lingkungan Perumahan dengan Kejadian Diare di Desa Sialang Buah Kecamatan Teluk Mengkudu Kabupaten Serdang Bedagai Tahun 2012.

Primadani W. 2012. Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Diare diduga Akibat Infeksi di Desa Gondosuli Kecamatan Bulu Kabupaten Temanggung. Jurnal Kesehatan Masyarakat Volume 1 Nomor 2. (Hal. 535 - 541)

Saleh, L. H. R. 2014. Hubungan Kondisi Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Diare pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Baranti Kabupaten Sidrap. Jurnal Kesehatan Volume 7 Nomor 1. (Hal. 221-233)

Samiyati, M, Dkk. 2019. Hubungan Sanitasi Lingkungan Rumah dengan Kejadian Diare Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Karanganyar Kabupaten Pekalongan. Jurnal Kesehatan Masyarakat (E-Journal) Volume 7, Nomor 1, Januari 2019 (Hal. 388-395)

Silvana, Dwi. 2016. Faktor-Faktor Resiko Kejadian Diare Akut pada Anak 0-35 Bulan (Batita) di Kabupaten Bantul. Sains Kesehatan. Volume 19 Nomor 3 Juli 2016 (Hal. 319-332).

Siregar, Y. 2011. Faktor-Faktor Predisposisi, Pendukung, dan Pendorong terhadap Perilaku Buang Air Besar di Desa Sibuntuon Partur Kecamatan Lintongnihuta Kabupaten Humbahas Tahun 2011. [Skripsi]. Universitas Sumatera Utara.

Tambuwun, F. Dkk, Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Diare pada Anak Usia Sekolah di Wilayah Kerja Puskesmas Bahu Manado, E-Journal Keperawatan (E-Kp) Volume 3 Nomor 2 Mei 2015. (Hal. 1-8)

Zubir, dkk 2006. Faktor-Faktor Risiko Kejadian Diare Akut pada Anak 0-35 Bulan (Batita) di Kabupaten Bantul. Sains Kesehatan. Volume 19 Nomor 3. Juli 2006. (Hal. 319- 332).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.