ANALISIS FAKTOR-FAKTOR FLEBOTOMI PADA PEMERIKSAAN TROMBOSIT

Sabarina Elprida Manik, Yoshua Haposan

Abstract


Latar Belakang: Laboratorium adalah sarana kesehatan yang melaksanakan pengukuran, penetapan
dan pengujian terhadap bahan yang berasal dari manusia atau bahan bukan berasal dari manusia untuk
penentuan jenis penyakit, penyebab penyakit, kondisi kesehatan atau faktor yang dapat berpengaruh
pada kesehatan perorangan adan kesehatan masyarakat. Dalam tahapan kegiatan laboratorium terdiri
dari yaitu tahap pra analitik, analitik dan pasca analitik. Tujuan: Untuk mengetahui anallis faktorfaktor
flebotomi pada pemeriksaan trombosit. Metode: Teknik pengumpulan data menggunakan data
primer dan data sekunder. Teknik Pengolahan Data penelitian akan dibuat dalam bentuk tabel dan
diolah secara deskriptif menggunakan perhitungan presentase untuk mendeskripsikan faktor-faktor
kesalahan yang mempengaruhi kegiatan pra-analitik pada flebotomi. Jenis Penelitian merupakan
penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional untuk melihat adanya faktor-faktor
kesalahan flebotomi yang mempengaruhi hasil pada pemeriksaan trombosit. Penelitian ini dilakukan di
Rumah Sakit Umum Universitas Kristen Indonesia pada tanggal 5-8 September 2020. Populasi yang
digunakan untuk penelitian yaitu tenaga Ahli Tenaga Laboratorium Medik. Hasil: Persebaran
kuesioner tentang analisis faktor-faktor flebotomi didapatkan sebanyak 14 orang dengan nilai
minimum 69 dengan jumlah presentase (14,3%) dan nilai maksimum 92 jumlah presentase (14,3%).
Saran: Dalam penelitian lebih memperhatikan saat pelabelan tabung sampel, saat persiapan sampling,
dan saat pengambilan darah.
Kata Kunci: Flebotomi , Trombosit, Laboratorium


Full Text:

PDF

References


Eky, Indyanty WL., Harun Al Rasyid., Armanu Thoyib. Pengaruh Pengetahuan, Sikap, dan

Perilaku Perawat tentang Flebotomi terhadap Kualitas Spesimen Laboratorium.

Universitas Brawijaya.

Faradilla, Nur Faizzah. (2018). Perbedaan Jumlah Trombosit dengan Pemberian Antikoagulan

EDTA (Ethylen Diamine Tetraacetic Acid) Konvensional dan EDTA Vacutainer.

Jombang.

Hasan, Zulfikar Ali., Mansyur Arif., Uleng Bahrun. (2017). Variasi Perlakuan Penanganan

Sampel Serum dan Pengaruhnya Terhadap Hasil Pemeriksaan Kreatinin Darah. JST

Kesehatan, vol. 7, no. 1, 72-78.

Husein, Ummul Fathanah Al Imam. (2018). Gambaran Jumlah Trombosit pada Pasien

Diabetes Mellitus Tipe 2 di RSUD Kota Kendari Sulawesi Tenggara.

Mardiana & Ira Rahayu Gustiana. (2017). Bahan Ajar Teknologi Laboratorium Medis:

Pengantar Laboratorium Medik. Jakarta: BPPSDMKes

Nugraha, G. (2017). Panduan Pemeriksaan Laboratorium Hematologi Dasar. 1st edn.

Jakarta: Trans Info Media

Nuraini, Anis Tri. (2018). Perbandingan Hitung Jumlah Trombosit dengan Metode Tidak

Langsung dan Hematology Analyzer pada Peminum Alkohol. Surakarta

Praptomo, Agus Joko. (2018). Pengendalian Mutu Laboratorium Medis. Yogyakarta: CV.

Budi Utama

Sari, Relia. (2015). Analisis Konsep Lean Thinking Pelayanan Laboratorium pada Pasien

UGD RS Masmitra Bekasi. Jurnal ARSI.

Yaqin, Moh Ainul., dan Dian Arista. (2015). Analisis Tahap Pemeriksaan Pra Analitik sebagai

Upaya Peningkatan Mutu Hasil Laboratorium di RS. Muji Rahayu Surabaya. Jurnal

Sains, vol.5, no.10




DOI: https://doi.org/10.36729/bi.v13i1.616

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Web Analytics Made Easy - StatCounter

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Web AnalyticsWeb Analytics Made Easy - StatCounter

View My Stats