TINJAUAN EFISIENSI PELAYANAN RAWAT INAP BERDASARKAN INDIKATOR (BOR, AVLOS, TOI, BTO) BANGSAL KELAS III

Lely Meriaya Sari, Dewi Nasrulloh, Nur Inda Fadhlika Q, M Rizal Fahlepi

Abstract


Latar Belakang : Statistik rumah sakit yaitu statistik yang menggunakan dan mengelolah sumber data dari pelayanan kesehatan dirumah sakit. Salah satu aktivitas yang rutin dilakukan dalam statistik rumah sakit yaitu menghitung tingkat efisiensi penggunaan tempat tidur (TT). Pada Triwulan IV tahun 2021 persentase data penggunaan tempat tidur kurang efisien dan belum sesuai standart. Tujuan : untuk mengetahui efisiensi pelayanan rawat inap berdasarkan standar ideal indikator (BOR, AVLOS, TOI, BTO) pada bangsal kelas III RS TK II dr. A.K Gani Palembang Tahun 2022. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara survey dan observasi pada sensus harian rawat inap per bulan tahun 2022. Analisa data menggunakan analisa univariat. Hasil:Nilai BOR sudah sesuai standar nilai ideal yaitu sebesar 77 %. Nilai AVLOS rendah dan belum sesuai standar nilai ideal yaitu 4,1 hari. Nilai TOI sudah sesuai standar nilai ideal yaitu 1,4 hari. Nilai BTO tinggi dan belum standar nilai ideal yaitu sebesar 56 kali. Saran: Agar nilai AVLOS ideal diperlukan penetapan standar pelayanan yang mencakup perawatan rumah sakit yang diberlakukan dalam jasa pelayanan kesehatan dan untuk BTO diperlukan penambahan fasilitas tempat tidur.

 

Kata kunci : Indikator Rawat Inap


Full Text:

PDF

References


Dkk, D. (n.d.). Hubungan Mutu, Indikator Kinerja Kunci, dan Kinerja Pelayanan Rumah Sakit (Studi Kasus Rumah Sakit Aumakes. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Hatta, G. R. (2013). Pedoman Manajemen Informasi Kesehatan di Sarana Pelayanan Kesehatan. Universitas Indonesia.

Lestari, N.R, dan Wulandari, R. . (2014). Penyebab Bed Turn Over (Bto) Di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. M. Soewandhie. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 2(3), Hal : 107-197.

Menteri Kesehatan RI. (2011). Kementerian Kesehatan RI Tentang Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS). Menteri Kesehatan RI.

Nababan. (2012). Analisis Hubungan Pelayanan Kesehatan Dengan Bed Occupancy Red (BOR) di Rumah Sakit Umum Daerah Sukamara Kalimantan Tengah. Universitas Terbuka.

Nuraini R. (2022). Analisis Efisiensi Pelayanan Rawat Inap Pada Ruangan Rawat Inap Berdasarkan Indikator (BOR, AVLOS, TOI, BTO) di Rumah Sakit TK II 02.05.01 dr. AK Gani Palembang Periode Triwulan IV Tahun 2021. Karya Tulis Ilmiah STIKES Dona Palembang.

RI, P. M. K. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 3 Tahun 2020 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit.

RI, P. M. K. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022 Tentang Rekam Medis.

Rinjani, V. dan Triyanti, E. (2016). Analisis Efisensi penggunaan Tempat Tidur Per Ruangan Berdasarkan Indikator Depkes Dan Barber Johnson di Rumah Sakit Singaparna Medika Citra Utama Kabupaten Tasikmalaya Triwulan I Tahun 2016. Jurnal Manajemen Inforrmasi Kesehatan Indonesia, 4(2), 38–45.

Sudra, R. I. (2010). Statistik Rumah Sakit. Graha Ilmu.




DOI: https://doi.org/10.36729/bi.v15i2.1131

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Web Analytics Made Easy - StatCounter

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Web AnalyticsWeb Analytics Made Easy - StatCounter

View My Stats