HUBUNGAN FAKTOR RESIKO USIA, PENGETAHUAN, DAN KEBIASAAN MEROKOK TERHADAP KEJADIAN PENYAKIT JANTUNG KORENER

Yesi Arisandi

Abstract


Latar Belakang: Salah satu penyakit tidak menular yaitu penyakit jantung koroner. Penyakit jantung koroner adalah  kondisi jantung bekerja  tidak secara nornal yang memiliki salah satu gejala nyeri dada sebelah kiri. Penyakit jantung koroner merupakan penyakit yang tertinggi yang mnyebabkan kematian dari penyakit diabetes melitus, penyakit pernafasan kronis, kanker dengan jumlah 17,9 jiwa.Tujuan: Diketahuinya hubungan faktor resiko usia, pengetahuan dan  kebiasaan merokok terhadap kejadian penyakit jantung Koroner. Metode:  Desain penelitian ini kuantitatif yang bersifat survey deskriptif dengan pendekatan  “Cros sectional. Tehnik Sampel menggunakan accidental samping, dengan jumlah sampel 42 responden. Menggunakan uji statistik chi-square. Hasil: Ada hubungan signifikan antara faktor resiko usia, pengetahuan dan kebiasaan merokok terhadap kejadian penyakit jantung koroner. Saran: Adanya program penyuluhan dari pihak puskesmas sebanyak  2 minggu sekali untuk  meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam upaya mengurangi angka kejadian penyakit jantung koroner

 

Kata Kunci : Penyakit Jantung Koroner, Puskesmas, Pengetahuan.

Full Text:

PDF

References


Diyono, Nisma Ayu Ambarwati.(2017). Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Upaya Pencegahan Penyakit Jantung Koroner (Pjk) Di Desa Pandes Tasikmadu Karangnyar. “Kosala” Jik. Vol. 5 No. 1 Mei 2017.

Djunaidi , Bahrun Indrawan. 2014. Hubungan Usia dan Merokok pada Penderita Penyakit Jantung Koroner di Poli Penyakit Dalam RS MHPalembang. Syifa’MEDIKA, Vol. 5 (No.1), September 2014.

Indrawati L., 2014.“Relationship Between Knowledge, Attitude, Perception, Motivation, Family Support And Information Sources of Patients with Coronary Heart Disease with Secondary Prevention Measures of Risk Factors.”,

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Hasil Utama Riskesdas 2018. http://www.depkes.go.id/resources/download/utama /Hasil Riskesdas 2018.

Kumar P., 2012. Coronary Artery Disease Clinical Medicine Eight Edition, International Edition, Spain. 723-724.

MOH, National Institut of Health Research and Development, Center for Community Empowerment, Health Policy and Humanites 2015. Indonesia: Sample Registration System 2014. NIHRD Library Cataloguing in Publication Dat.

Majid, A. 2017. Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan Gangguan Kardiovaskular. Jakarta: Pustaka Baru Press.

Rulandari R, Hidayat W, Deis H. (2015).Hubungan usia,jenis kelamin, dislipedemia dengan kejadian penyakit jantung koroner.Prosiding pendidikan kedokteran.ISSN:2460-657x.

Saesarwati, D. and Satyabakti, P. (2016). Analisis Faktor Risiko Yang Dapat Dikendalikan Pada Kejadian PJK Usia Produktif. Jurnal PROMKES, 4(1), p. 22. doi: 10.20473/jpk.v4.i1.2016.22-33.

Shoufiah R.2016. hubungan faktor resiko dan karakteristik penderita dengan kejadian penyakit jantung koroner.Mahakam journal.

WHO.2018.Non Communicable disease Contry profiles.Geneva: Word Health Organization (cites 14 Oktober 2020).

Wihastuti .Andarini,Heriansyah. 2016. Patofisiologi dasar keperawatan penyakit jantung koroner:Inflamasi Vaskuler.Malang Universitas Brawijaya.Press

Yuliani, F., Oenzil, F., Iryani, D. 2014. Hubungan Berbagai Faktor Risiko Terhadap Kejadian PJK Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2. Jurnal Kesehatan Andalas, 3(1), pp.37–40.




DOI: https://doi.org/10.36729/bi.v14i2.946

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Web Analytics Made Easy - StatCounter

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Web AnalyticsWeb Analytics Made Easy - StatCounter

View My Stats