PENGARUH TEKNIK RELAKSASI NAPAS DALAM DAN DZIKIR TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI POST OPERASI KATARAK

Nurul Indah Sari, RA Fadila

Abstract


Latar Belakang: Katarak adalah kekeruhan pada lensa mata yang merupakan penyebab utama kebutaan di dunia. Dari data WHO terdapat 45 juta kebutaan di dunia akibat katarak. Katarak tidak dapat dicegah kecuali pada kebutaannya yaitu dengan tindakan operasi. Masalah yang sering muncul segera setelah operasi adalah nyeri. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi nafas dalam dan dzikir terhadap penurunan skala nyeri pada pasien post operasi katarak di Rumah Sakit Khusus Mata. Metode: Desain penelitian ini menggunakan metode pra eksperimen dengan rancangan one grup pre post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien post operasi katarak yang dirawat di Rumah Sakit Khusus Mata pada tanggal 8 Maret - 8 April 2022. Sampel penelitian ini berjumlah 35 responden yang memenuhi kriteria inklusi, pada setiap responden dilakukan pengukuran skala nyeri pada saat sebelum dan sesudah mendapatkan tindakan keperawatan teknik relaksasi napas dalam dan dzikir. Pada analisa data dengan menggunakan uji statistik non parametrik uji wilcoxon. Hasil: uji statistik didapatkan nilai pvalue 0,000 (p < α) yang berarti ada pengaruh tindakan keperawatan sebelum dan sesudah dilakukan teknik relaksasi napas dalam dan dzikir. Saran: Disarankan petugas kesehatan untuk dapat melakukan teknik relaksasi napas dalam dan dzikir sebagai salah satu intervensi untuk menurunkan skala nyeri.

 

 

Kata kunci : Relaksasi Napas Dalam, Dzikir, Katarak


Full Text:

PDF

References


Abdul Majid, 2011. Perencanaan Pembelajaran Mengembangkan Standar Kompetensi Perawat. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Asmadi. 2008. Tekhnik Prosedural Keperawatan Konsep dan Aplikasi Kebutuhan Dasar Klien. Jakarta: Salemba Medika.

Barieter, M. 2013. Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Nyeri Pada Pasien Post Operatif Fraktur Di Ruang Rawat Inap Bedah Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang. Vol.6/013/IV.

Brunner & Suddart 2008. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Volume.2 Edisi 8. Jakarta: ECG.

Budiyanto, T., Ma’rifah, A.R., Susanti P.I. 2015. Pengaruh Terapi Dzikir Terhadap Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Operasi CA Mammae Di Rsud Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Jurnal Keperawatan Maternitas. Vol 3, No 2, 90-96. http://www.Scribd.com/

Dahlan, S, M. 2011. Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan. Edisi 5. Jakarta: Salemba Medika.

Fitria. 2014. Pengaruh Teknik Relaksasi Napas Dalam Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pada Pasien Post Operasi Katarak: Samarinda

G, Dewanto. 2003. Patofisiologi Nyeri. Majalah Kedokteran Admajaya, 3(2) : 203-11.

Gunawan. 2015. Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pada Pasien Post Operasi Katarak. Palembang.

Guyton. Hall. 2008. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi ke 11. Jakarta: EGC

Hani’ah Munnal. 2009. Mengenal Mata. Yogyakarta: PT Pustaka Insan Madani.

Ilyas, S., & Yulianti, S. 2012. Ilmu Penyakit Mata. Ed 5. Jakarta : Balai Penerbit FKUI.

Ilyas, S., Prof. dr., dkk. 2014. Ilmu Penyakit Mata; untuk Umum dan Mahasiswa Kedokteran. Ed 2. Jakarta: CV. Agung Seto.

Khalilullah Alfin Said. 2010. Patologi dan Penatalaksanaan Pada Katarak Senilis. Alfinzone@gmail,com.

Kozier, B., ERB, G., Berman, A., & Snyder S.J. 2010. Fundamental Keperawatan Konsep, Proses & Praktik. Edisi 7 Vol 2, Alih bahasa Ns Esty Wahyuningsih, Devi Yulianti, Ns Yuyun Yuningsih, Ns Ana Lusyana. Jakarta: EGC.

Lusianah, Indaryani, E. D., & Suratun. 2012. Prosedur Keperawatan (p. 287). Jakarta: Trans Info Media.

Maizul, Anwar. Doddy. 2011. Perawatan Pasien Pasca Bedah. http://akatsuki-ners.blogspot.com/perawatan-pasien-pasca-bedah-pintas.html.

Notoatmodjo. 2012. Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Potter, P.A & Perry, A. G. 2010. Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses, dan Praktik. Vol 2. Jakarta: EGC.

Priharjo. 2003 Perawatan Nyeri. Jakarta: EGC

Rilla, E.V., Ropi, H., Sriati, A. 2014. Terapi Murottal Efektif Menurunkan Tingkat Nyeri Dibanding Terapi Musik Pada Pasien Pasca Bedah. Jurnal Keperawatan Indonesia. Vol 17, No 2,74-80. http://www.jki.ui.ac.id/

Riset Kesehatan Dasar. 2013. Situasi Gangguan Penglihatan dan Kebutaan. Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI (INFODATIN). http://www.depkes.go.id/

Sheldon, L.K. 2010. Komunikasi untuk Keperawatan: Berbicara dengan Pasien. Jakarta : Erlangga.

Smeltzer, S., & Bare. 2003. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta: EGC.

Sugiono. 2009. Statistik Non Parametris untuk Penelitian. Bandung: Cv Alfabeta.

Sujarweni, 2014. Metodelogi Penelitian Keperawatan. Yogyakarta: Gava Medika.

Sulistyo. 2016. Konsep dan Proses Keperawatan Nyeri. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Tamsuri A. 2007. Konsep Penatalaksanaan Nyeri. Jakarta: EGC.

Vaughan & Asbury. 2009. Oftamologi Umum. Ed 17. Jakarta: EGC.

Wahyuningtyas, S. P. 2016. Hubungan Tingkat Pengetahuan Tindakan Phacoemulsifikasi dengan Kecemasan Pada Pasien Katarak Dirumah Sakit Mata Solo. Universitas Muhammadiyah Surakarta. http://www.eprints.ums.ac.id/

Word Health Organization (WHO). 2014. Priority Eye Disease. melalui http://www.who.int/

Yuniarti, Darwin, & Huda, N. 2016. Efektifitas Teknik Relaksasi Napas Dalam dan Dzikir Terapi Terhadap Nyeri Post Op Katarak. Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Keperawatan. Universitas Riau. https://jom.unri.ac.id/index.php/JOMPSIK/article/viewFile/19237/1...%0A%0A.

Yusrizala., Zarni., dan Anas. 2012. Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas Dalam dan Masase Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pasien Pasca Apendiktomi Di Ruang Bedah RSUD Dr. M. Zein Painan. Ners Jurnal Keperawatan. Vol 8. No 2, hal : 138-146. http://www.ners.fkep.unand.ac.id/




DOI: https://doi.org/10.36729/bi.v14i2.950

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Web Analytics Made Easy - StatCounter

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Web AnalyticsWeb Analytics Made Easy - StatCounter

View My Stats